Sekilas Perbandingan
Alternatifa dan Skuling menyasar dua kondisi siswa yang cukup berbeda. Alternatifa dibangun di atas misi sosial Taman Siswa, fokus membantu siswa yang merasa tertinggal secara akademis untuk belajar dari nol. Skuling sebaliknya berasumsi kamu sudah punya dasar dan butuh wadah untuk mengasah kecepatan lewat elemen kompetisi.
Pendekatan Belajar
Alternatifa menonjolkan Live Class Merdeka dengan jadwal sangat fleksibel (pagi, siang, sore, malam) plus mentoring psikologis — cocok untuk siswa gap year yang butuh dukungan lebih dari sekadar materi. Skuling menonjolkan Skuling Battle 1v1, adu cepat menjawab soal secara real-time dengan sistem ranking ala game, plus fitur Xplain Audio untuk mendengarkan pembahasan sambil beraktivitas.
Harga
Skuling jauh lebih terjangkau di paket standarnya (Gratis – Rp349rb) dibanding Alternatifa yang paket Inkubasi-nya bisa mencapai Rp2,5 juta — meski Alternatifa punya sistem subsidi silang untuk siswa yang membutuhkan, sehingga biaya efektifnya bisa jauh lebih rendah dari harga nominal tersebut.
Bank Soal & Materi
Alternatifa menyediakan lebih dari 10.000 soal yang bisa diunduh dalam format PDF, cocok untuk belajar offline. Skuling unggul dari sisi volume, dengan bank soal mencapai 27.000+ yang dikategorikan per subtes, tapi pembahasan video belum tersedia di semua paketnya.
Jadi, Mana yang Harus Kamu Pilih?
Kalau kamu merasa masih perlu membangun fondasi materi dari dasar sambil butuh dukungan mental menghadapi UTBK, Alternatifa adalah pilihan yang lebih tepat. Kalau dasarmu sudah cukup kuat dan kamu justru butuh pemicu semangat lewat kompetisi harian, Skuling akan terasa lebih pas.

